Click here for Myspace Layouts

Kamis, 29 September 2011

kiat entrepreuner

 entrepreuner (wirausaha) dapat dikatakan sebagai bakat. dikarena dunia wirausaha dapat dipelajari apabila terdapat niat dan kerja keras untuk terus belajar serta berusaha. pada dasarnya entrepreuner  adalah orang yang pandai atau berbakat mengenai produk baru, menentukan produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasi.
dari penjelasan tersebut unsur–unsur yang membedakan entrepreneur dengan orang lain, yakni adanya gagasan baru (inovasi), keberanian mengambil risiko, penciptaan nilai tambah, dan yang terpenting, ditujukan bagi kemakmuran masyarakat luas.
Ciri seorang entrepreneur unggulan, yaitu:
  1. Berani mengambil risiko.
    Artinya, berani memulai sesuatu yang serba tidak pasti dan penuh risiko. Tentu tidak semua risiko diambil melainkan risiko yang telah diperhitungkan dengan cermat (calculated risk). 
  2.  Menyukai tantangan.
    Segala sesuatu dilihat sebagi tantangan, bukan masalah. Perubahan yang terus terjadi dan jaman yang serba edan menjadi motivasi kemajuan bukan menciutkan nyali seorang entrepreneur unggulan. Dengan demikian, seorang entrepreneur akan terus memacu dirinya untuk maju, mengatasi segala hambatan.
  3. Punya daya tahan yang tinggi.
    Seorang entreprenur harus banyak akal (bukan akal–akalan) dan tak mudah putus asa. Ia harus selalu mampu bangkit dari kegagalan dan tekun.
  4. Punya visi jauh ke depan.
    Segala yang dilakukannya punya tujuan jangka panjang meski dimulai dengan langkah yang amat kecil. Ia punya target untuk jangka waktu tertentu. Bagaimana tahun berikutnya, 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, dst. Usahanya bukan letupan – letupan sesaat dan bukan pula karena latah (ikut–ikutan).
  5. Selalu berusaha memberikan yang terbaik.
    Entrepreneur akan mengerahkan semua potensi yang dimilikinya. Jika itu dirasa kurang, maka ia akan merekrut orang–orang yang lebih berkompeten agar dapat memberikan yang terbaik kepada pelanggannya.
Jadi, bakat bukanlah segalanya. Tanpa didukung kreativitas, bakat tak akan berarti. Sebaliknya, jika bakat yang kita miliki sangat sedikit, jadilah manusia yang kreatif. Caranya dengan tekun belajar dan memiliki pikiran yang senantiasa terbuka. Umumnya dengan semakin bertambahnya pengetahuan orang cenderung makin kreatif.(Disunting dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar